Skip to content

Kaca Spion

January 18, 2012

 

 

 

 

Seorang Instruktur stir mobil tampak begitu serius memperhatikan seorang muridnya yang sedang mengemudikan mobil. Sesekali, sang Instruktur memberikan isyarat agar sang murid fokus ke arah depan.

“Jangan terlalu sering memperhatikan kaca spion,” ucap sang Instruktur ketika sang Murid kerap menoleh ke kiri atau ke kanan, juga ke atas di mana kaca spion mobil berada. Padahal, jalan yang mereka lalui lurus, tanpa belokan.

Sang Murid pun kembali fokus. Tapi, hasrat untuk menoleh ke spion lagi-lagi secara spontan muncul. Dan saat itu pula, sang Instruktur kembali mengingatkan.

Bagi sang Murid, menoleh ke arah spion seperti perpaduan antara rasa ingin tahu terhadap kendaraan yang berada di belakang atau sampingnya, dengan rasa khawatir kalau-kalau ada kendaraan lain yang akan menabraknya.

“Muridku, gunakan spion hanya untuk berbelok atau pindah jalur. Karena spion hanya pelengkap, bukan yang utama. Terlalu sibuk dengan spion bisa membuat kita lalai dan selalu was was,” ucap sang Instruktur sambil terus memperhatikan sang Murid yang mulai tenang memperhatikan arah depan.

Sang Murid pun mengangguk pelan.

***

Melalui jalan hidup kadang tak ubahnya seperti mengendarai kendaraan seperti mobil atau motor. Dengan kendaraan itulah, tujuan hidup akan kita raih dengan baik.

Pada kendaraan itu, setidaknya ada tiga titik yang bisa menjadi perhatian kita yang disimbolkan dengan sebuah kaca spion: depan yang menjadi fokus utama, kiri, kanan, dan juga belakang.

Pandangan arah depan adalah tujuan utama kita hidup yaitu ibadah dan akhirat. Sementara, pandangan arah kiri, kanan, dan belakang adalah tawaran aksesoris hidup yang diperlihatkan keindahan duniawi.

Terkadang, tidak sedikit dari kita yang lebih sibuk untuk memperhatikan spion kiri, kanan, atau belakang. Sehingga melupakan fokus di arah depan.

Seperti dikatakan sang instruktur stir mobil, “Gunakan spion hanya sekedarnya!” Fokuslah ke arah depan, dan jangan tunggu sampai kendaraan hidup ini menabrak atau bahkan terguling ke jurang.

 

Sumber : eramuslim

Batu Ini Lebih Mahal 10x dari Emas

January 18, 2012
tags: ,

VIVAnews – Ilmuwan mengonfirmasi temuan 15 pound atau sekitar 6,8 kilogram bebatuan meteorit yang jatuh di Maroko, Juli lalu, berasal dari planet Mars. Batu-batu ini diperkirakan bernilai 10 kali lebih berharga dibanding emas.

Sejauh ini, hanya lima kali meteroit asal Mars yang dilihat manusia sampai ke bumi. Kebanyakan, meteor-meteor yang menghujani planet kita, habis bergesekan dengan atmosfer.

Meteorit Mars terakhir ditemukan pada 1962, di mana meteorit tersebut baru saja jatuh sehingga belum terkontaminasi dengan zat-zat kimia bumi. Menurut ilmuwan, bebatuan yang ditemukan di Maroko Desember itu juga masih murni.

Menurut ilmuwan, bebatuan ini bisa jadi bukti krusial dalam pencarian manusia akan kehidupan di Mars. Bola berpendar itu sebenarnya sudah terlihat sejak enam bulan lalu di langit. Namun, batunya baru ditemukan di tanah Desember lalu di Afrika bagian utara.

Meteor

Ilmuwan dan kolektor meteorit sangat senang karena batu-batu ini cukup besar. Sebuah komite khusus meteorit, termasuk di dalamnya pakar dari NASA, mengonfirmasi hasil penelitian mereka, Selasa lalu.

Mereka mensertifikasi bahwa batu-batu yang dikumpulkan seberat 6,8 kg itu berasal dari Mars. Batu terbesar berbobot 0,9 kilogram.

Sampel baru ini ada di tangan penjual. Sebelum sertifikasi resmi keluar, ilmuwan NASA, penggiat museum, dan univesitas berlomba untuk membeli bebatuan ini.

“Ini sampel gratis dari Mars, hanya itu. Tapi anda harus membayar dealer untuk itu,” kata pakar meteorit asal University of Alberta, Chris Herd. Dialah yang memimpin komite khusus yang memberikan sertifikasi untuk meteorit Maroko tersebut.

Dia sudah membeli sepotong meteroit dan dia sudah senang memegangnya, sambil memanggil batu itu, “sangat spektakuler.”

Agen penjual batu Mars yang dinamai Tissint itu, Darryl Pitt, mengatakan harga Tissint US$11.000-22.500 per ons. Sejauh ini, dia sudah menjual hampir semua pasokan yang ada. Harga ini, sekitar 10 kali lipat dari harga emas.

Ilmuwan menduga, jutaan tahun lalu, sesuatu yang besar menabrak Mars dan mengakibatkan bebatuan pecahan Mars menyebar di tata surya. Setelah perjalanan panjang melalui ruang hampa, satu persatu bebatuan ini jatuh ke bumi, pecah jadi potongan-potongan kecil.

Mayoritas sampel meteorit Mars selama ini telah jatuh di bumi jutaan tahun–atau paling tidak dekade–sebelum ditemukan manusia. Dalam kurun waktu itu, bebatuan ini tercemar dengan material bumi.

Sebagian besar bebatuan Mars telah ada di bumi selama berabad-abad dan ditemukan di Antartika atau padang pasir.  Saat ditemukan, meteroit ini begitu mirip dengan batuan gelap bumi. Jika mereka jatuh di tempat lain, seperti Maryland, bebatuan ini ‘berbaur’ dengan batuan bumi lainnya sehingga tidak akan ditemukan.

Ilmuwan dapat mengidentifikasi batu Mars ini karena secara geologi, Mars lebih aktif, bebatuannya cenderung berusia jauh lebih muda–jutaan atau ratusan tahun–dibandingkan batu dari bulan atau asteroid.

Sumber :  VIVAnews

Sejarah Piala Eropa

January 17, 2012
tags: ,

gag kerasa bentar lagi Piala Eropa 2012 udah mau dimulai , sebelum perhelatan akbar itu dimulai ada baiknya kita untuk mengetahui sejarah Piala Eropa itu sendiri , cekibrot gan

Sejarah piala Eropa (euro) sebenarnya bermula dari ide Sekretaris Federasi Sepakbola Prancis (FFF) Henri Delaunay pada akhir dekade 1920-an. Kala itu, Delaunay melihat melihat ada kepincangan di antara dua kutub itu, di mana negara Amerika Latin terlalu kuat bagi Eropa. Uruguay meraih medali emas di Olimpiade 1924 dan 1928. Bahkan, Uruguay ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia I tahun 1930 sebagai penghormatan atas prestasinya.

Ide Delauney sebenarnya cukup sederhana. Delauney ingin memperbanyak frekuensi pertandingan antar negara-negara Eropa dengan menggelar kejuaraan antarnegara. Sayang, ide Delauney tidak digubris oleh UEFA (Persatuan sepak bolanya Eropa). UEFA malah menggelar kejuaraan antarklub Eropa yang kelak dikenal sebagai Piala Champions, Piala UEFA dan Piala Winners mulai 1954.

Hal inilah yang membuat Delauney kecewa, hingga jatuh sakit dan meninggal dunia pada November 1955. Meninggalnya salah satu sesepuh sepak bola Eropa ini sangat mengejutkan jajaran pengurus UEFA. Dalam kongres UEFA 1957, ide lawas Delauney itu akhirnya disetujui. Kongres juga memutuskan Prancis sebagai tuan rumah Piala Eropa yang pertama tahun 1960 sebagai bentuk penghormatan kepada Delauney. Pada ajang ini, Uni Soviet (kini Rusia) yang menjadi juara setelah mengandaskan Yugoslavia dengan skor 2-1 melalui perpanjangan waktu.

Sejak saat itu, setiap 4 tahun sekali UEFA menggelar perhelatan ‘Piala Dunia Mini’ ini. Perkembangan dari perhelatan akbar itu pun terus terjadi. Misalnya jumlah peserta Piala Eropa kedua yang berlangsung di Spanyol, 1964, membengkak dari 17 negara menjadi 29 negara. Pembengkakan ini antara lain ditandai masuknya Inggris dan Italia dalam kancah perhelatan akbar se-Eropa ini. Namun format putaran final sama seperti yang pertama, yaitu 4 tim yang lolos ke putaran final. Kali ini di final tuan rumah Spanyol menumbangkan juara bertahan Uni Soviet dengan skor 2-1.

Karena jumlah peserta semakin bertambah, maka format pertandingan pun diubah. Setiap peserta harus menjadi juara dan runner up grup terlebih dahulu untuk lolos ke putaran final. Format inilah yang menjadi format baku yang dianut setiap perhelatan piala Eropa.


Juara: Uni Soviet
Runner-up: Yugoslavia
Tuan rumah: Perancis

PERTAMA kalinya kejuaraan sepakbola antarnegara Eropa dilaksanakan. Saat itu, format adalah setiap tim memainkan dua leg dan babak knock out di semifinal yang berlangsung di negara penyelenggara.

Ketika itu, Euro diwarnai protes dari Federasi Sepak Bola Perancis yang menganggap penyelenggaraan pertama seharusnya berlangsung di Perancis. Akhirnya, turnamen ini akhirnya digelar di Perancis.

Di final, Uni Soviet berhasil membungkam negara tetangga mereka Yugoslavia 2-1. Mantan negara adidaya itu memenangkan pertandingan melalui babak perpanjangan waktu.


Juara: Spanyol
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Spanyol

NUANSA Euro kali ini berbeda dengan empat turnament sebelumnya. Masalah politik larut dalam kegiatan yang seharusnya menjunjung sportivitas. Yunani menolak bertanding melawan Albania, karena kedua tim sedang terlibat perang.

Spanyol yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil mengalahkan Uni Soviet 2-1. Sejarah itu dibukukan Tim Matador melalui pertandingan yang berlangsung di Madrid.


Juara: Itali
Runner-up: Yugoslavia
Tuan rumah: Itali

PERUBAHAN fundamental dari Euro terjadi ketika turnamen berlangdung di Italia pada 1986. Turnamen yang awalnya bernama The European Nation’s Cup, diganti menjadi UEFA European Football Championship.


Juara: Jerman
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Belgia

FORMAT turnamen 1972 ini, masih sama seperti format empat tahun sebelumnya. Kandidat kuat juara, Jerman dengan mudah membantai Belgia 3-0 di partai final yang di gelar di Brussels, lewat dua gol bintang Jerman Gerd Muller.

Jerman akhirnya merebut mahkota juara usai membungkam tim tangguh Uni Soviet 3-0.


Juara: Cekoslovakia
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Yugoslavia

PUTARAN final Euro 1976 diadakan di Yugoslavia. Di partai final, Cekoslovakia berhasil menjadi juara dengan mengalahkan Jerman 2-0.

Partai final kali ini diwarnai aksi diving yang dilakukan pemain Jerman, Uli Hoeness. Tapi, aksi brilian di perlihatkan kiper Ceko, Antonin Panenka dengan menggagalkan eksekusi penalti Sepp Maier.


Juara: Jerman
Runner-up: Belgia
Tuan rumah: Itali

FORMAT baru kembali diterapkan pada Euro 1980. Delapan tim maju ke putaran final di Italia. Di partai puncak, Jerman berhasil mengandaskan perlawanan Belgia 2-1, lewat dua gol yang dicetak Horst Hrubesch.


Juara: Perancis
Runner-up: Spanyol
Tuan rumah: Perancis

PADA Euro 1984, peringkat pertama di masing-masing grup langsung menuju babak semifinal, setelah melewati fase grup.

Di partai final, tuan rumah Perancis berhasil mengalahkan Spanyol 2-0. Kedua gol Prancis dicetak Michel Platini melalui tendangan bebas dan Bruno Bellone.


Juara: Belanda
Runner-up: Uni Soviet
Tuan rumah: Jerman

PEMERINTAH Jerman menyelenggarakan Euro 1988, dengan memakai format seperti perhelatan 1984. Belanda berhasil menjadi juara, setelah mengalahkan Uni Soviet 2-0 di final. Kala itu, gol belanda lahir melalui sundulan Marco Van Basten dan Ruud Gullit.


Juara: Denmark
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Swedia

EURO 1992 diselenggarakan Swedia bertepatan dengan banyaknya perubahan politik di Eropa. Jerman Barat dan Jerman Timur mendeklarasikan kesatuan mereka menjadi Republik Jerman.

Kemudian Uni Soviet menyatakan kemerdekannya, serta tempat Yugoslavia yang dilanda perang di digantikan Denmark.

Ajaibnya, Denmark yang bermain tanpa beban berhasil tampil di final dan memukul Jerman 2-0 lewat gol yang di ciptakan Kim Vilfort dan John Jensen.


Juara: Jerman
Runner-up: Republik Ceko
Tuan rumah: Inggris

TIMBULNYA kekuatan-kekuatan baru negara Eropa Timur, membuat Euro 1996 diikuti 48 negara. Format baru mulai di jalankan, yaitu 16 tim maju ke putaran final dan terbagi menjadi empat grup.

Peringkat satu dan dua di masing-masing grup akan maju ke babak selanjutnya. Partai final terjadi antara kandidat juara Jerman dan Rep Ceska yang bertindak sebagai underdog.

Jerman berhasil menaklukkan Rep Ceska 2-1, lewat gol Oliver Bierhoff di perpanjangan waktu. Ini juga menjadi kali pertama sistem golden goal diterapkan.


Juara: Perancis
Runner-up: Italia
Tuan rumah: Belgia & Belanda

PERTAMA kalinya Euro berlangsung di dua negara. Belgia dan Belanda terpilih menjadi tuan rumah bersama. Partai final di turnamen mempertemukan dua kandidiat kuat juara, Italia dan Perancis.

Tim Ayam Jantan berhasil menjadi kampiun, lewat gol emas David Trezeguet saat injury time. Perancis juga berhasil mengawinkan gelar World Cup 1998 dan Euro 2000.


Juara: Yunani
Runner-up: Portugal
Tuan rumah: Portugal

PADA Euro 2004, Portugal menggelar hajatan. Perhelatan ini menghadirkan kejutan di akhir kejuaraan. Yunani bersama pelatih asal Jerman Otto Rehhagel berhasil membalikkan prediksi publik.

Mereka mampu memboyong lambang supremasi sepakbola terbesar di Eropa itu. Yunani menjadi juara setelah menundukkan tuan rumah Portugal 1-0 di Lisbon, lewat gol tunggal dari Angelos Charisteas


Juara: Spanyol
Runner-up: Jerman
Tuan rumah: Austria-Swiss
Spanyol akhirnya merengkuh gelar Juara Piala Eropa 2008 setelah mengalahkan Jerman 1-0 di final. Adalah Fernando Torres yang mengobati dahaga gelar 44 tahun Spanyol. Torres mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol di Stadion Ernst Happel. Sebiji golnya di menit ke-23 menentukan segalanya. La Furia Roja menjadi raja baru Eropa.
Nah ini dia piala eropa yang sangat di incer semua pemain Eropa
Sumber : Kaskus.us

Ilmuwan Deteksi Molekul Pendingin Bumi

January 16, 2012

VIVAnews – Para ilmuwan di Inggris dan AS mengklaim telah mendeteksi molekul baru di atmosfer. Molekul itu bisa membantu menghasilkan efek dingin di muka bumi. Namun, masih perlu diteliti apakah molekul ini bisa membantu mengatasi masalah pemanasan global.

Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, molekul yang dideteksi ini bisa mengubah polutan, seperti nitrogen dioksida dan sulfur dioksida, menjadi senyawa yang dapat menyebabkan pembentukan awan, membantu untuk melindungi bumi dari matahari.

Selama abad yang lalu, suhu rata-rata bumi telah naik 0,8 derajat celcius. Para ilmuwan mengatakan pada abad ini peningkatan suhu itu harus dibatasi hingga di bawah dua derajat celcius untuk mencegah naiknya permukaan air laut dan dampak lain yang tidak diinginkan.

Tapi mainstrim utama cara membatasi pemanasan, seperti penggunaan energi yang terbarukan dan efisiensi energi, tidak membuahkan hasil dengan cepat.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal Science pada hari Kamis, peneliti dari Universitas Manchester dan Bristol, serta AS –yang berbasis di Sandia National Laboratories –  mendeteksi molekul baru yang disebut biradikals Criegee. Penemuan ini setelah para ilmuwan menggunakan sumber cahaya yang kuatnya 100 juta kali lebih kuat dari matahari.

“Kami menemukan biradikal yang bisa mengoksidasi sulfur dioksida, yang akhirnya berubah menjadi asam sulfat, yang dikenal memiliki efek pendinginan,” kata salah satu penulis penelitian dalam kimia atmosfer di Universitas Manchester, Carl Percival sebagaimana dikutip Reuters.

Namun, masih terlalu dini untuk memprediksi berapa banyak molekul harus dibentuk untuk membuat dampak yang besar pada suhu dunia dan keamanan mereka harus diuji. Pemahaman efek pembentukan awan terhadap iklim juga belum diketahui.

Pendinginan

Saat meletus pada 1991, Gunung Pinatubo di Filipina melepaskan sejumlah besar sulfur dioksida yang membentuk kabut asam sulfat. Hal ini mengurangi jumlah sinar matahari ke bumi hingga mencapai sekitar 10 persen. Sehingga menurunkan suhu global sekitar 0,5 derajat celcius selama dua tahun.

Namun, konsentrasi sulfur dioksida yang tinggi di atmosfer akibat letusan itu juga dapat menyebabkan penyakit paru-paru, hujan asam, dan penipisan lapisan ozon pelindung bumi.

“Biradikal tidak bagus untuk memperbaiki bumi,” kata Percival, mengacu pada cara-cara radikal menurunkan suhu planet, seperti letusan gunung berapi atau pemutihan awan untuk memantulkan sinar matahari yang lebih banyak.

Molekul-molekul terdeteksi oleh tim peneliti ini terjadi secara alami karena adanya alkena, senyawa kimia yang sebagian besar dilepaskan oleh tanaman.

“Tanaman akan melepas senyawa ini, membuat biradikal dan akhirnya membentuk asam sulfat, sehingga efeknya pada ekosistem dapan menghilangkan efek pemanasan dengan memproduksi aerosol pendinginan,” kata Percival.

Efek pendinginan terbesar bisa dirasakan pada atmosfer yang mengandung banyak alkena dan polutan, yang memungkinkan reaksi biradikal.

“Efeknya benar-benar akan dirasakan di sejumlah titik, seperti Hong Kong atau Singapura,” kata Percival.

 

Sumber: Vivanews

10 Cara Menjaga Lingkungan Kita

January 10, 2012
tags:

1. Ganti bolam lampu dengan CFL

Banyak dari kita tahu bahwa lampu neon kecil (compact flouresecent light bulb/CFL) merupakan lampu hemat energi yang umurnya lebih lama dari bolam lampu biasa, juga hanya memerlukan paling banyak seperempat energi yang dibutuhkan bolam lampu biasa untuk menghasilkan cahaya yang sama terang.
Beberapa produk CFL seringkali menyertakan label ENERGY STAR yang artinya telah diuji kualitas dan efisiensinya. Memang produk yang memiliki label ini biasanya lebih mahal daripada produk yang tidak memilikinya. Namun jangan salah, peralatan listrik yang kita beli harganya tidak ditentukan hanya dari harga pembelian, namun juga harga perawatan yang paling tidak terdiri dari biaya pemakaian listrik untuk peralatan tersebut. Jadi meskipun produk CFL berlabel ENERGY STAR harga belinya lebih mahal, namun sebenarnya kita menghemat biaya penggunaan dalam jangka panjang karena daya listrik yang dipakai produk berlabel ENERGY STAR jauh lebih kecil dan umur pakainya panjang.
Tidak hanya itu, bolam lampu biasa yang menggunakan kawat atau logam yang berpijar sebagai sumber cahaya juga menghasilkan karbon dioksida (CO2) saat pengoperasian.
Lalu untuk menghemat penggunaan listrik, hal sederhana yang bisa kita lakukan adalah memadamkan lampu yang tidak dibutuhkan, atau mengurangi penerangan dari lampu apabila cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan dan bisa cukup menerangi ruangan.

2. Mengubah cara berkendara atau menggunakan kendaraan yang lain

Berita buruknya sebuah mobil bisa menghasilkan karbon dioksida paling tidak sebanyak yang dihasilkan oleh penghuni seisi rumah Anda dan karbon dioksida yang berlebihan merupakan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Berita baiknya, kita bisa mengantisipasi hal ini dengan berbagai cara.
Cara pertama adalah dengan menggunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar gas. Kendaraan dengan bahan bakar gas lebih aman bagi lingkungan, namun untuk saat ini harganya lebih mahal dari kendaraan dengan bahan bakar minyak.
Cara kedua adalah dengan mengurangi berkendara. Ini hal yang cukup susah dilakukan. Karena pengendara biasanya memiliki kecenderungan untuk mengendara lebih jauh lagi ditahun berikutnya. Hal ini bisa diantisipasi dengan telecommuting (bekerja dari rumah menggunakan komputer yang terhubung dengan komputer tempat Anda bekerja) atau dengan mempergunakan angkutan umum. Dua hal ini cukup susah dilakukan di Indonesia, karena kedua sarana ini masih kurang memadai.
Cara ketiga adalah lakukan tune-up pada kendaraan Anda. Percaya atau tidak, tune-up bisa meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan Anda sampai dengan separuhnya.
Cara keempat adalah jangan ngebut. Ngebut memang cepat, tapi bahan bakar yang terpakai juga lebih banyak. Akibatnya karbon dioksida yang dihasilkan juga lebih banyak.

3. Atur suhu ruangan

Salah satu penggunaan energi listrik yang besar adalah untuk perlengkapan pendingin ruangan (Air Conditioner/AC). Penggantian AC lama bisa jadi salah satu alternatif, karena AC lama memiliki efisiensi yang lebih rendah sampai sepertiga dari efisiensi AC jenis baru. Lalu jangan lupa untuk membersihkan ventiasi dan filter dari AC, karena filter dan ventilasi yang kotor bisa mengurangi efisiensi AC secara dramatis.
Cara berikutnya adalah dengan mengatur suhu yang sesuai, tidak terlalu dingin. Karena pengaturan suhu yang terlalu dingin membutuhkan energi listrik yang lebih besar. Pengaturan suhu bisa dilakukan dengan memasang programmable thermostat.

4. Kalahkan kulkasmu

Percaya atau tidak kulkas bisa menjadi pelahap energi terbesar dirumahmu apabila dioperasikan dengan tidak benar. Untuk mencegah terjadinya hal itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Jangan mengoperasikan kulkas didekat sumber panas, atau meletakkannya dibawah sinar matahari. Jangan lupa bersihkan kondensor kulkas untuk meningkatkan efisiensi kulkas. Jangan lupa tutup pintu kulkas. Jangan mengatur suhu kulkas terlalu dingin, secukupnya saja. Lalu jika ada tombol “Energy Saver”, jangan lupa diaktifkan. Namun jika kulkas Anda sudah tua, mungkin Anda bisa mempertimbangkan penggantian kulkas dengan kulkas baru, karena bisa meningkatkan efisiensi kulkas sampai 50%.

5. Kurangi penggunaan pemanas air

Pemanas air merupakan salah satu pengguna energi listrik yang besar. Untuk menggunakan pemanas air dengan efisien lakukan hal berikut. Jangan menyalakan pemanas air sepanjang waktu, nyalakan hanya pada saat dibutuhkan saja, pergunakan timer jika perlu. Perlengkapi pipa air panas dengan isolator untuk menjaga air tetap panas selama didalam pipa.

6. Atur tanaman

Menanam banyak pohon hanya baik untuk jangka pendek karena terlalu banyak pohon juga menghasilkan karbon dioksida. Tapi ada alasan lain yang bisa dipakai, misal untuk mengurangi biaya pendinginan dengan menutup perangkat pendingin atau ruangan tertentu dari panas sinar matahari langsung.
Untuk pemilihan tanaman, sebaiknya gunakan yang hanya membutuhkan sedikit air. Pilih tanaman keras. Jika menggunakan tanaman yang butuh banyak air, tempatkan secara bergerombol untuk menghemat pemakaian air dan mengatur kelembaban disekitar tanaman.

7. Investasi untuk energi hijau

Satu saat nanti tambang-tambang minyak bisa habis. Lalu bagaimana solusi untuk sumber energi yang baru. Sampai saat ini sumber daya yang cukup layak dipertimbangkan adalah sumber energi nuklir dan gas. Sumber energi nuklir menghasilkan radioaktif yang memiliki efek negatif untuk jangka panjangnya. Sedangkan energi gas memang bisa diperbaharui, namun energi yang dihasilkan relatif kecil. Jadi mungkin sumber energi gas bisa dipergunakan sebagai peralihan sebelum ditemukannya sumber energi baru yang lebih baik. Jadi mengapa Kita tidak melakukan investasi untuk penemuan energi baru ini.

8. Berpikir organik

Pestisida yang dipergunakan diperkebunan memang dipergunakan untuk membunuh hama tanaman, namun yang mati bukan hanya hama, tapi juga mikro oranisme yang ada ditanah yang berfungsi mengikat unsur karbon untuk menyuburkan tanah. Jadi setelah mikro organisme mati, karbon terlepas ke udara sebagai carbon dioksida, dan tanah menjadi perlu pupuk tambahan untuk penyubur. Jadi lebih baik tidak menggunakan pestisida kimiawi untuk mengusir hama, mungkin dipikirkan untuk menggunakan cara lain untuk mengusir hama misalnya dengan menggunakan predator dari hama tersebut.

9. Menggunakan barang daur ulang

Memproduksi barang daur ulang lebih mudah daripada memproduksi barang baru. Jadi apabila Kita menggunakan barang daur ulang, kita bisa meningkatkan perdagangan sekaligus juga meminimalkan penggunaan energi. Tidak hanya itu, barang daur ulang biasanya juga lebih murah dari barang baru, bisa sampai sepertiganya.

10. Jadi seorang minimalis

Ini hal yang tidak mudah. Disaat pola konsumtif semakin memasyarakat, susah bagi Kita untuk melakukan penghematan. Tapi perlu diingat, semakin banyak barang yang kita beli, semakin banyak pula energi yang dipergunakan untuk membuat barang tersebut. Jadi untuk menghemat energi, lebih baik kita berhemat. Lebih baik kreatif dalam kerja, permainan, dan hiburan, karena untuk bisa melakukan semuanya itu tidak harus mempergunakan barang-barang baru, barang-barang lama bisa dipergunakan lagi dalam cara yang kreatif.

Sumber : Kaskus.us

Beda HD DVD dengan Blu-Ray

January 9, 2012

Meski kini HD-DVD sudah dinyatakan kalah (baca: mati) dan dihentikan produksinya oleh Toshiba (baca: di kubur)karena satu per satu pendukungnya hengkang, ngga ada salahnya kalo saya membahasnya. Di artikel ini saya coba untuk mengulas perbedaan mendasar antara HD-DVD dengan Blu-ray. Seperti artikel sebelummnya, saya fokus ke pertanyaan “Mengapa kapasitasnya berbeda?”. Bicara soal kapasitas terdapat perbedaan yang lumayan besar, 15 GB untuk HD-DVD single layer, dan 25 GB untuk Blu-ray single layer, selisihnya 10 GB!!!. Mengapa bisa begitu? Pengin tau? Baca terus!
Keduanya memakai sinar laser biru sebagai pembaca datanya. Panjang gelombang sinar biru lebih pendek (405 nm) dari pada sinar merah yang digunakan oleh CD/DVD, sehingga memungkinkan kerapatan data menjadi lebih tinggi dari DVD yang ujung-ujungnya meningkatkan kapasitasnya.
Kalau HD-DVD dan Blu-Ray sama-sama memakai sinar laser biru, mengapa kapasitasnya bisa berbeda jauh? Mengapa coba? Tau? Ga? Ya udah :-D.
Perbedaannya terletak di diafragmanya atau Numerical Aperture, yaitu 0,85 untuk Blu-Ray dan HD-DVD sama seperti DVD yaitu 0,65. Oleh karena itulah kepadatan data Blu-Ray lebih tinggi dari HD-DVD

Sebagai perbandingan Blu-Ray memiliki Track Pitch sebesar 0,32 mikrometer —Track pitch: baris data dalam keping disusun secara melingkar, jarak antar lingkaran data disebut Track pitch, sedangkan HD-DVD sebesar 0,4 mikrometer. Semakin kecil nilainya maka baris datanya juga semakin banyak.
Kembali Ke NA Blu-Ray, Besarnya nilai NA Blu-Ray, di karenakan jarak lapisan data uang semakin dekat ke bagian depan keping, Blu-ray mempunyai lapisan pelindung setebal 0,1 mm, ketebalan setipis itu sangat rentan terhadap kerusakan data karena goresan yang kecil sekalipun. Sebagai penyelesainnya, digunakan bahan yang memiliki kualitas lebih baik dari DVD, sehingga lapisan datanya bisa terlindung dengan baik, bahkan dari HD-DVD sekalipun.

tabel perbedaan keempat jenis optical storage

Dengan keunggulan Blu-Ray, tak heran kalau konsumen lebih memilih Blu-Ray daripada HD DVD. Microsoft yang tadinya mendukung HD DVD lewat XBox 360-nya, akhirnya menyediakan Xbox yang menggunakan Blu-Ray. Tapi HD DVD belum tentu mati selamanya, karena sekarang sudah ada Player yang bisa memainkan Blu-Ray dan HD DVD sekaligus, jadi masih ada kemungkinan keduanya hidup berdampingan dengan pangsa pasar sendiri.

 

Sumber: Internet

Terbang

January 6, 2012

 

 

 

 

Seorang anak tampak asyik menatap ke arah langit. Ia tidak sedang menatap indahnya awan. Bukan pula eloknya biru langit yang dihias awan putih. Sang anak sedang asyik menatapi bergeraknya sebuah balon udara besar.

”Yah, apa di balon itu ada yang mengendarai?” tanya si anak ke ayahnya yang tampak mendekat.

”Ya anakku. Di balon itu bisa memuat empat orang,” jawab sang ayah sambil ikut menatap ke arah langit.

”Apa balon itu terus terbang dan tidak ke bumi lagi?” tanya si anak lagi.

”Tidak anakku. Balon itu terbang karena dikendalikan orang di balon itu. Balon bisa terbang karena bisa melawan daya tarik bumi. Dan balon bisa turun, karena memanfaatkan daya tarik bumi,” jelas sang ayah.

Sang anak pun mengangguk. Di pikirannya masih berkecamuk ucapan ayahnya: memanfaatkan daya tarik bumi.

**

Seperti halnya balon, kemampuan terbang ruhani manusia menuju kesucian langit sangat dipengaruhi oleh kemampuannya mengendalikan daya tarik bumi. Kesucian langit dan kotornya bumi tak akan pernah berhenti saling tarik menarik untuk membentuk jiwa manusia.

Berbeda dengan balon udara yang senantiasa ke bumi, dasar pijakan ruhani manusia yang sukses selalu ada di langit untuk sesaat dan sekadarnya hinggap di bumi.

 

Sumber: Eramuslim.com